Catatan Gemilang 2025: KEK Mandalika Tembus 1,4 Juta Kunjungan, Ekonomi NTB Kian Melaju


Realitaslombok – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menutup tahun 2025 dengan capaian performa yang impresif. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada awal Januari 2026, destinasi unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB) ini berhasil mencatatkan angka kunjungan hingga lebih dari 1,4 juta wisatawan sepanjang tahun lalu.
Tren positif ini mengukuhkan posisi The Mandalika sebagai magnet utama pariwisata nasional sekaligus mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Okupansi Hotel Stabil di Angka 55 Persen
Sepanjang tahun 2025, tingkat hunian hotel atau okupansi di kawasan The Mandalika menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Rata-rata okupansi hotel tercatat stabil di angka 55 persen.
Lonjakan pengunjung paling signifikan terjadi pada periode Juli hingga Agustus. Momentum ini bertepatan dengan musim libur sekolah serta rangkaian perhelatan event berskala nasional dan internasional yang rutin digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
“Kinerja apik ini mencerminkan ekosistem pariwisata di Lombok yang sudah mulai mandiri dan berkelanjutan,” ujar pengelola kawasan dalam keterangan resminya.
Dampak Ekonomi bagi UMKM dan Masyarakat Lokal
Pertumbuhan angka kunjungan ini tidak hanya dirasakan oleh pemilik hotel berbintang. Efek pengganda (multiplier effect) dari aktivitas pariwisata di Mandalika dirasakan secara merata oleh berbagai lapisan masyarakat.
Berikut adalah poin-poin utama capaian ekonomi The Mandalika sepanjang 2025:
Total Kunjungan: Lebih dari 1,4 juta wisatawan.
Rata-rata Okupansi: 55 persen di berbagai kelas penginapan.
Sektor Terdampak: Transportasi, kuliner, dan peningkatan pendapatan pelaku UMKM lokal.
Puncak Hunian: Terjadi pada periode Juli – Agustus.
Peningkatan ini berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal dan perputaran uang di sektor transportasi serta kuliner di sekitar Lombok Tengah.
Optimisme Menuju Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, pemerintah dan pengelola kawasan optimis bahwa kontribusi KEK Mandalika terhadap pertumbuhan ekonomi NTB akan semakin besar. Fokus utama di tahun ini adalah terus meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan guna menjamin kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke “Pulau Seribu Masjid” tersebut.
Dengan integrasi antara wisata olahraga (sport tourism) dan keindahan alam, The Mandalika diprediksi akan tetap menjadi primadona investasi dan pariwisata di Indonesia Timur pada tahun-tahun mendatang.
Hal serupa terjadi di The Golo Mori dan The Nusa Dua Bali. Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh stakeholder dalam menciptakan kinerja kawasan pariwisata sepanjang tahun 2025 yang terjaga positif.
Di The Nusa Dua, rata-rata tingkat hunian hotel sepanjang 2025 tercatat sebesar 76,93%. Menunjukkan pertumbuhan yang meningkat dari sekitar 3,2 juta kunjungan pada 2024 menjadi hampir 3,8 juta kunjungan pada 2025, atau tumbuh sekitar 18,5%.
Adapun The Golo Mori mencatat sepanjang tahun 2025 mencapai 28.406 pengunjung. Realisasi kunjungan The Golo Mori melampaui target pada kedua semester 2025, masing-masing mencapai 139% pada Semester I dan 140% pada Semester II.***










