UTAMA

Pengawasan WNA hingga Pengaduan Publik Kini Terintegrasi Melalui SIMPUL BALI

Bali, Realitaslombok – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali resmi meluncurkan aplikasi SIMPUL BALI (Strategi Komunikasi Publik Berbasis Literasi Media) pada Rabu, 3 Desember 2025.

Aplikasi SIMPUL BALI merupakan sarana penyebarluasan informasi keimigrasian serta layanan pengaduan masyarakat berbasis teknologi informasi yang terintegrasi di seluruh UPT Imigrasi se-Bali

Sosialisasi peluncuran dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Bali, Anak Agung Bagus Narayana.

Aplikasi tersebut disediakan secara gratis bagi masyarakat. Dengan hadirnya platform ini, publik tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan sebagai mitra aktif dalam memberikan pengaduan dan feedback yang terdokumentasi dan aman.

Narayana menjelaskan bahwa sistem tersebut dikembangkan menggunakan strategi 4P+1C, memudahkan akses untuk masyarakat melalui aplikasi, media sosial, hingga counter layanan pada 4 UPT Imigrasi di seluruh Bali.

Untuk pengaduan yang bersinggungan dengan isu lintas otoritas, Imigrasi Bali telah menjalin kerja sama strategis dengan lembaga terkait, termasuk Kepolisian dalam penanganan tindak pidana WNA, Satpol PP terkait pelanggaran Perda oleh WNA, serta Pecalang dalam penanganan pelanggaran adat.

Milestone jangka pendek proyek perubahan ini juga telah rampung, meliputi pembentukan tim efektif, penyusunan dan pengesahan SOP SIMPUL BALI, serta pelaksanaan pilot project di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Implementasi awal disebut memberikan manfaat nyata, seperti memperkuat tata kelola internal, meningkatkan kesadaran kolektif dalam pengawasan orang asing, hingga menghadirkan saluran informasi dan pengaduan yang lebih jelas bagi masyarakat.

Anak Agung Bagus Narayana menegaskan transformasi digital ini menjadi bagian dari modernisasi layanan Imigrasi.”SIMPUL BALI adalah langkah nyata Imigrasi Bali dalam bertransformasi menuju Birokrasi 4.0. Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk aktif memanfaatkan lini demi terwujudnya layanan keimigrasian yang optimal dan efektif,”tutupnya.***

Back to top button